Cara Nabi Menyiapkan Generasi Untuk Menghadapi Masa Depan

by Emmy Soekresno on Friday, 05 February 2010 at 09:31

PENDAHULUAN

Pendidikan anak dalam Islam dimulai sejak usia dini. Tujuan terbesar dalam pendidikan adalah adalah mencetak para pemimpin. Sedangkan tujuan tertinggi pendidikan Islam adalah pembentukan karakter (kepribadian) Islami. Menumbuhkembangkan kepribadian Islam seharusnya menjadi tujuan tiap-tiap kegiatan pendidikan. Dan tanggung jawab kita sebagai pendidik (orangtua atau guru) adalah mengembangkan program-program pendidikan secara terus menerus dalam rangka membentuk kepribadian anak-anak kita sehingga mereka menyadari tanggungjawabnya kepada Allah (Yang Maha Pencipta) dan kepada sesama manusia.

Program dan tujuan dalam pendidikan Islam telah didefinisikan dalam rekomendasi yang dihasilkan oleh “Komite Konferensi Dunia I Pendidikan Islam” yaitu : Pendidikan harus diprogram untuk keseimbangan pertumbuhan kepribadian manusia secara total melalui pelatihan-pelatihan yang pada bidang kejiwaan, intelektual, rasional, perasaan dan kepekaan. Pelatihan yang diberikan kepada seorang Muslim harus melibatkan Iman dalam seluruh kepribadiannya dan membentuk ketergantungan secara emosional pada Islam. Pelatihan yang diberikan juga harus mendorong manusia untuk mengikuti Qur’an dan Sunnah serta dengan ikhlas dan senang dipimpin oleh sistim nilai dalam Islam. Semua ini akan berlanjut pada kesadaran tentang status muslim/ah sebagai Khalifatullah yang diberi Allah kekuasaan atas bumi seisinya. 
Setiap orangtua diarahkan untuk membesarkan anak-anak dengan baik dan sesuai. Membangun keluarga yang bahagia, nyaman dan penuh cinta dan kepedulian, serta menyiapkan berbagai kebutuhan hidup serta memberikan pendidikan terbaik bagi anak adalah beberapa tanggungjawab yang harus dipenuhi oleh orangtua.

Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa siapa yang tidak baik kepada orang muda maka bukan termasuk golongan kita, dan ajaran terbaik dari orang tua pada anaknya adalah mengajari mereka untuk memiliki akhlak dan karakter yang baik.
Sabda Rasulullah SAW :
“Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap kalian akan diminta pertanggungjawaban tentang kepemimpinannya. Imam adalah pemimpin dan akan ditanya tentang rakyatnya. Seorang laki-laki adalah pemimpin dalam keluarganya dan akan ditanya tentang kepemimpinannya. Seorang wanita adalah pemimipin di rumah suaminya dan akan ditanya tentang kepemimpinannya”. (Diriwayatkan oleh : Ibnu Umar)

Hadits di atas mengingatkan kita terhadap amanah yang dipikulkan di pundak kita yaitu amanah untuk mendidik anak. Kenyataan yang banyak ditemui adalah bahwa orangtua dan pendidik lalai terhadap amanah Nya. Tidak jarang anak mendapat perlakuan tidak manusiawi dari orangtuanya hanya karena berbuat salah. Kadang-kadang orangtua atau pendidik lainnya bersikap berlebihan terhadap kesalahan anak bahkan sampai terjadi penganiayaan fisik ataupun penganiyaan verbal .

Sampai di pemahaman ini mungkin banyak dari kita akan merasa ‘diingatkan’ untuk tidak berkiblat kecuali hanya pada Allah yang telah menurunkan Al Quran dan kepada sabda rasulullah dalam Hadits2nya.

Oleh karena itu penting rasanya kita sebagai orangtua dan pendidik mengetahui bagaimana kiat mendidik anak dengan cinta dan kasih sayang seperti yang selallu dicontohkan oleh “The Living Qur’an” junjungan kita Rasulullah SAW. Buku Pendidikan Anak Dalam Islam oleh Abdullah Nashih Ulwan menyebutkan tujuh segi dalam mendidik anak yang sangat diperhatikan oleh Rasulullah :

1. Segi keimanan
• menanamkan prinsip ketauhidan (mengokohkan fondasi iman)
• mencarikan teman yang baik
• memperhatikan kegiatan anak
2. Segi moral
• menanamkan kejujuran (tidak munafik)
• amanah, tidak mencuri, tidak menipu
• menjaga lisan, berakhlak mulia
3. Segi mental dan intelektual
• Melatih kreativitas anak
• mempelajari fardhu ‘ain dan fardhu kifayah
• mempelajari sejarah Islam
• menyenangi bacaan bermutu yang dapat mengingkatkan kualitas diri
• menjaga diri dari hal-hal yang merusak jiwa dan akal
4. Segi jasmani
mendapatkan nafkah wajib yaitu berupa kebutuhan dasar anak seperti :
• Makanan yang halal dan baik
• Tempat tinggal yang nyaman
• Adanya kepedulian terhadap kesehatan
• Memakai pakaian yang menutup aurat dan layak pakai
• Sarana pendidikan yang sebaik-baiknya
5. Segi psikologis
mengantisipasi gejala psikologis seperti : malu, takut, minder, manja, egois, dan pemarah
6. Segi sosial
• melatih anak untuk menunaikan hak orang lain dan setiap yang berhak dalam kehidupan
• dibiasakan mengenal etika sosial
• memberikan contoh pelaksanaan akhlaqul karimah
7. Segi spiritual anak
• menanamkan pengertian bahwa Allah selamanya mendengar bisikan dan pembicaraan, melihat setiap gerak-geriknya, mengetahui apa yang dirahasiakan
• menekankah pada kebiasaan untuk khusyu’, beribadah dan bertakwa

D. Kiat-Kiat utama Dalam Menanamkan Ke Tujuh Segi Pendidikan Dalam Islam :
memperhatikan kecenderungan anak
memilih waktu yang tepat untuk menasihati
bertahap dalam menyampaikan nasihat, tugas dan perintah
berbicara dengan metode “Kiss / keep information short and simple” (katakan yang anda inginkan dengan singkat dan sederhana)
berbicara sesuai dengan tingkat intelektualitas pendengar
lontarkan pertanyaan sebelum memberikan bantuan pada anak : “Apakah perlu bantuan?
latihlah anak untuk segala jenis pekerjaan
tuntun anak kepada sosok Rasulullah SAW sebagai teladan

E. Hal-hal Yang Patut Dibiasakan

bersahabatlah dengan anak
tunaikan hak-hak anak
bercengkerama dengan anak dan berikanlah mainan
mendengar aktif
menumbuhkan rasa percaya diri
katakan “I love you just the way you are” (aku sayang kamu apa adanya)
memotivasi untuk berbuat kebajikan dan memperingatkan bahaya keburukan
membiasakan kebajikan karena kebajikan adalah kebiasaan
doakan untuk kebaikannya bukan keburukannya
mendidiknya dengan kejadian sehari-hari
mengisi waktu luangnya dengan hal-hal yang bermanfaat
perbanyak kegiatan yang mengembangkan kecerdasan dan kreatifitas
gunakan kisah dalam menanamkan nilai dan keutamaan

Tulisan ini saya dedikasikan kepada semua teman yang berusaha selalu istiqomah di jalanNya



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s