Menanamkan Empati, Menumbuhkan Kecerdasan Emosi Anak Sejak Dini. Oleh : Emmy Soekresno S. Pd.

by Emmy Soekresno on Friday, 28 January 2011 at 12:13

Apakah kecerdasan ?

Satu dari beberapa kesalahan konsep tentang kecerdasan adalah bahwa kecerdasan itu bersifat menetap.  Seseorang akan lahir, hidup dan mati dengan kecerdasan yang sama. Salah pengertian ini bisa jadi disebabkan oleh penemuan beberapa ilmuwan di masa lampau tentang kecerdasan. Pada beberapa tahun ke belakang dikenal beberapa tes yang mengukur kecerdasan seseorang yang hasilnya kemudian menjadi “label’ seumur hidup bagi  orang tersebut..

Kemajuan Ilmu pendidikan dan psikologi yang cukup pesat, seperti ditemukannya cara kerja yang berbeda dari otak kiri dan kanan, dan tentang keragaman kecerdasan (“Multiple Inteligences”), mendorong adanya kesepakatan bahwa tiap-tiap jenis kecerdasan dapat dilatih atau diperbaiki. Jadi perkembangan dari setiap kecerdasan tergantung dari bagaimana orangtua memilih pola asuh. Salah satu jenis kecerdasan dari berbagai ragam kecerdasan adalah kecerdasan emosi yang mencakup : kecakapan /keterampilan sosial, ketekunan, semangat, kemampuan memotivasi dan mengendalikan diri

Apakah itu Empati ?

Empati berarti menempatkan diri seolah-olah menjadi seperti orang lain. Jika kita mengajari anak untuk empati maka mereka tidak akan bersikap agresif dan akan senang membantu orang lain. Latihan ini bisa dimulai sejak anak usia 2 tahun, saat mereka sudah mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain.

Bagaimana menumbuhkan empati ?

  • Mulai dari lingkungan terdekat  anak
  • Tunjukkan hal-hal yang sederhana. Ajak anak untuk menawari makanan kepada anak yang lain, bersedekah kepada orang yang membutuhkan
  • Kenalkan berbagai perasaan positif seperti : baik  sekali, senang sekali
  • Kenalkan juga berbagai perasaan negatif seperti : “Adik sedih sekali kak, tadi kamu rebut mainannya dengan kasar”
  • Beri penjelasan pada anak, bahwa semua bantuan harus ada alasannya, agar di masa depan tidak ada orang yang akan memanfaatkan kebaikan hatinya dengan cara yang buruk.
  • Siapkan lingkungan yang penuh cinta dan rasa aman bagi anak

Agar anak memiliki rasa empati dan peduli pada orang lain, ikuti tips berikut :

  1. Berikan motivasi pada anak saat ia menunjukkan rasa peduli pada orang lain.
  2. Ajarkan kepada anak untuk mengingat ketika orang lain bersikap peduli padanya.
  3. Berikan anak tugas ringan yang harus dikerjakan tiap hari untuk melatih kepeduliannya dan tanggungjawabnya kepada anggota keluarga
  4. Ajak anak untuk berbuat baik, seperti membukakan pintu dan mengatakan silahkan masuk, memberi makanan pada tetangga, menghormati dan menolong manula atau orang-orang cacat.
  5. Libatkan anak pada kegiatan sosial, seperti kerja bakti, bakti sosial, kunjungan ke panti asuhan dll
  6. Berikan teladan setiap saat
  7. Ajak anak melihat sendiri kehidupan orang lain.
  8. Dorong anak untuk menunjukkan kepeduliannya kepada orang lain.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s